Tanya jawab

Bagaimanakah metoda Bimatika , berapa jumlah peserta bimbingan setiap kelasnya?
  • Bimatika menggunakan pola bimbingan secara individu artinya Bimatika diselenggarakan dengan tidak menggunakan cara kelas.  Satu ruangan dapat diisi oleh satu anak, dua anak ataupun banyak anak dengan  kelas yang berbeda.
  • Bimatika menekankan pada proses pembelajaran (learning), bukan pada pengajaran (teaching) dan mengarah kepada problem solving. Jadi Bimatika tidak memberikan pelajaran matematika seperti di SD pada umumnya, akan tetapi lebih banyak melatih untuk menyelesaikan berbagai masalah matematika dengan menggunakan materi soal yang dirancang dan disesuaikan dengan kurikulum nasioanal yang saat ini berlaku.
Apa kelebihan Bimatika di bandingkan lembaga pendidikan sejenis ?

Bimatika mempunyai kelebihan yaitu :

  • Menggunakan modul-modul soal yang disusun bertahap, sistimatis dan effective dengan  materi mengacu pada kurikulum nasional.
  • Materi disesuaikan dengan kebutuhan anak dan tidak memaksakan anak mempelajari sesuatu di luar kemampuannya.
  • Modul-modul yang telah disusun dirasakan mudah karena dirancang dengan lompatan kecil bertahap maju ke tingkat yang lebih tinggi sehingga anak tidak merasa sulit mengikuti materi soalnya dan kepercayaan pada kemampuan dirinya meningkat.
  • Menyenangkan bagi anak karena serasa bermain.
Apakah kelebihan Bimatika dengan methode ”kelas terbatas”?
  • Meskipun kelasnya sama dengan jumlah siswa terbatas, tetap saja kemampuan siswa tidak bisa disamakan, karena adanya perbedaan kemampuan  siswa yang terbagi menjadi :
  1. Siswa yang ingin menguasai matematika lebih baik disekolah dalam rangka mempersiapkan matimatika ketingkat lanjut.
  2. Siswa yang ketinggalan pelajaran matematika sehingga kurang percaya diri.
  3. Siswa yang kesulitan matematika karena dasar matematika kurang kuat.

Perbedaan kemampuan menimbulkan  kebutuhan yang berbeda pula. Dengan demikian soal yang diberikan akan disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing siswa.

Apakah syarat bagi anak untuk mengikuti Bimatika ?
  • Usia minimal 5 tahun, karena pada usia itu  paling tepat untuk mengembangkan kemampuan penalaran anak.
  • Dapat mulai mengikuti bimbingan kapan saja.
Siapa saja yang dapat mengikuti Bimatika ?
  • Anak dengan  usia minimal 5 tahun ( TKB apabila masih di TK ).
  • Anak yang perlu menguasai matematika lebih baik sehingga lebih percaya diri sekaligus untuk mempersiapkan pelajaran matematika ditingkat lanjut sehingga tidak akan kesulitan setelah menapak ketingkat lanjut SLTP dan SLTA.
  • Anak yang merasa ketinggalan dengan  pelajaran matematika di sekolahnya karena sering kesulitan mengerjakan soal-soal matematika.
  • Anak yang merasa kesulitan matematika dikarenakan belum menguasai dasar matematika dengan baik.
Manfaat apa yang di peroleh apabila mengikuti Bimatika ?
  • Anak memiliki pemahaman matematika dengan menguasai dasar matematika lebih baik.
  • Anak memiliki  kemampuan mengerjakan matematika ldisekolahnya sehingga hasilnya lebih baik.
  • Sekaligus mempersiapkan anak ketingkat lebih lanjut ke tingkat SMP dan SLTA
  • Anak memiliki kemampuan berfikir yang logis, sistematis dan kritis. Kemampuan ini sangat diperlukan apabila ingin mempelajari bidang ilmu lainnya.
  • Meningkatkan kepercayaan pada kemampuan diri sendiri  yang terbentuk dari keberhasilan-keberhasilan kecil yang dilewatinya
Setelah berapa lama mengikuti Bimatika anak dapat merasakan manfaatnya?
  • Tergantung dari tingkat kemauan dan kerajinan  anak. Setelah 4 – 6 bulan  apabila anak  rajin   berlatih dengan porsi cukup,  anak segera merasakan manfaatnya.
Apa yang dimaksud dengan “Proses Pembelajaran” di Bimatika?
  • Proses Pembelajaran adalah proses mengubah tingkah laku yang relatif tetap dan terjadi sebagai hasil dari latihan atau pengalaman. Perubahannya sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan sekolah dan masyarakat. Oleh sebab itu, setiap anak diusahakan agar dapat mengikuti prinsip belajar, yaitu:
  1. Bertindak secara aktif, karena ia yang harus belajar dan bukan orang lain.
  2. Belajar sesuai dengan tingkat kemampuannya
  3. Menguasai dengan baik apa yang sudah dipelajari.
  4. Motivasi untuk belajar meningkat karena selalu memperoleh tanggung jawab serta kepercayaan penuh atas belajarnya.
Apa yang di maksud dengan pengajaran ?
  • Mengajar adalah perbuatan yang kompleks yang merupakan pengintegrasian secara utuh berbagai komponen kemampuan, yaitu pengetahuan, ketrampilan, serta sikap dan nilai yang diberikan secara bertahap.
Bagaimana mengatasi anak yang kesulitan mengikuti pelajaran matematika diselokah ?
  • Karena tingkat  kemampuan anak tidak sama, maka untuk mencapai hasil yang optimal di perlukan  “perlakuan khusus” yaitu mengembangkan potensi anak berdasarkan kemampuan dasarnya dan mengikuti prinsip belajar yang dikembangkan oleh BIMATIKA secara periodik.
  • Anak akan dikembalikan ke materi dasar terlebih dahulu untuk memperkuat kemampuan dasarnya.
Apakah anak tidak terbebani dengan tugas setiap hari menyelesaikan 1 modul soal-soal matematika ?
  • Bagi siswa yang mendapat modul pas dengan kemampuannya setiap harinya cukup ”hanya” perlu waktu 10-15 menit. Belajar sedikit demi sedikit lebih baik daripada belajar banyak, tetapi jarang dilakukan.
  • Latihan intensif dengan metoda drill system (repeating) merupakan ”proses” yang harus dilewati sehingga ketrampilan matematika menjadi otomatis karena telah mengendap dibawah pengaruh bawah sadar.
Apakah boleh anak membawa PR dari sekolahnya kalau anak kesulitan mengerjakan ?
  • Boleh dan pembimbing akan bertindak sebagai “problem solver”karena  pembimbing tidak akan mengajar seperti halnya disekolah.
  • Materi akan disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat kemampuan anak.
  • Kalau perlu siswa akan diulang  dasar matematikanya  sebagai pemantapan kemampuan dasar.
Anak saya sekarang dikelas 4 tidak mengalami masalah dengan matematika. Nilainya lumayan diraport dapat 7. Tetapi mengapa kalau berhitung masih lambat dan masih   memakai bantuan jari tangannya ?
  • Kurang latihan karena untuk menjadi mahir dibidang matematika bukan hanya sekedar bisa mengerjakan, tetapi juga harus cepat. Kecepatan mengerjakan bisa dicapai apabila dasar ( konsep dasar )  matematika dikuasai dengan baik melalui proses latihan.
Mengapa anak saya masih kesulitan menghadapi materi KPK dan FPB ?
  • Anak yang mengalami kesulitan mempelajari KPK dan FPB, karena anak belum memiliki kemampuan dasar perkalian dan pembagian yang cukup. Sehingga anak harus berlatih perkalian dan pembagian secara intensif terlebih dahulu mengejar ketinggalannya.
Mengapa anak saya sulit mengerjakan soal-soal cerita ?
  • Anak kesulitan memahami inti permasalahan soal cerita karena kemampuan analisa untuk menguraikan soal jarang dilatih. Melalui latihan yang intensif, anak akan terbiasa menganalisa dan memahami soalnya sehingga anak dapat mengerjakan.
Bagaimanakah sistim Bimatika menjelaskan kepada anak tentang dasar-dasar matematika ?
  • Dengan bantuan visual pada modul (lembaran kerja ) ataupun dengan visual multimedia, anak akan dijelaskan dasar-dasar pengertian matematika. Setelah paham baru mengerjakan soal soal.