Program Bimatika

Reguler : 2 x seminggu.

Untuk memperkuat dasar matematika guna persiapan ke tingkat kelas yang lebih tinggi, maupun untuk SMP dan SMA.
Uji coba dan mulai belajar setiap saat.

Intensif : 3 x seminggu.

Untuk mengejar ketinggalan pelajaran disekolah dan memperkuat dasar matematika guna persiapan ke tingkat kelas yang lebih tinggi, maupun untuk SMP dan SMA
Waktu belajar 3 x seminggu,uji coba dan mulai belajar setiap saat.

Bimatika Plus.

Dikhususkan untuk persiapan menghadapi Ujian Akhir Nasioanl ( UAN) bagi kelas 5 dan kelas 6 dengan sistim klas interaktif , max 10 siswa/kelas.
Kelas 5 dibuka setiap Agustus berakhir Juni tahun berikutnya dan kelas 6 setiap Agustus berakhir Mei tahun berikutnya.
Materi belajar :  Matematika, Sains dan bhs Indonesia.

Program Reguler & Intensif

a)    Anak belajar secara mandiri, perorangan dan bukan klasikal.

b)    Materi soal latihan disesuaikan kemampuan  dan kebutuhan anak.

c)    Penekanan belajar pada pelatihan bukan pengajaran.

d)    Waktu belajar yang fleksibel

e)    Anak akan berkembang sesuai dengan potensinya

Program Bimatika Plus

a)    Khusus untuk menghadapi UAN.

b)    Kelas interaktif max 10 siswa.

c)    Dilengkapi sarana multimedia untuk penjelasan materi.

Materi

a) Materi soal sesuai kurikulum nasional. Tingkat kesulitan mengerjakan soal disusun secara bertahap sehingga anak dengan mudah dan gampang akan dapat mengerjakan soal dengan cepat.

b)  Untuk mempercepat penguasaan materi, diberikan juga soal-soal lisan diselingi permainan  dan visualisasi matematika.

c) Materi soal meliputi berhitung ( kali, bagi, tambah, kurang ), hitungan campuran, geometri, KPK&FPB, pecahan, persen, decimal, bilangan romawi, satuan waktu, panjang, berat, modus, data & grafik, skala & jarak, soal-soal cerita. Program belajar akan disusun sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anak.

Cara Belajar

Dibimbing secara intensif, anak belajar secara mandiri di mulai dari mengerjakan soal yang paling sederhana. Tingkat kesulitan mengerja kan soal disesuaikan dengan kemampuan anak dan secara bertahap meningkat, sehingga anak tidak merasa mempunyai beban. Proses ini sekaligus memupuk dan meningkatkan rasa percaya diri anak.